SORAKLINTERA, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmennya dalam memerangi angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah nyata ini diwujudkan oleh Tim Percepatan, Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S) yang bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci melalui program inovatif bertajuk SECANTING (Senin Cegah Stunting).
Pada penyaluran terbaru, bantuan menyasar keluarga di dua desa dalam Kecamatan Siulak, yakni Desa Sungai Pegeh dan Desa Koto Tengah. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi.
Inovasi dari Kepedulian ASN
Program SECANTING bukanlah sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah gerakan gotong royong yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci. Mekanismenya pun tergolong unik dan konsisten: setiap hari Senin, para ASN mengumpulkan:
1 butir telur
1 canting beras
Uang tunai Rp2.000
Hasil donasi yang terkumpul kemudian dikelola dan disalurkan kembali dalam bentuk paket gizi untuk membantu pemenuhan nutrisi anak-anak dan keluarga yang berisiko stunting di berbagai wilayah Kerinci.
"Langkah kecil jika dilakukan bersama akan menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan generasi Kerinci yang sehat, kuat, dan bebas stunting," ujar Novra Wenti Monadi saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Intervensi Gizi Langsung ke Masyarakat
Dalam kunjungannya ke Kecamatan Siulak, rombongan TP PKK dan TP3S menyalurkan bantuan berupa beras, telur, serta uang tunai. Kehadiran tim ini disambut hangat oleh warga sekitar yang berharap program serupa terus berlanjut guna menekan angka stunting secara signifikan di tingkat desa.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi wanita, dan para ASN, Kabupaten Kerinci optimistis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal demi menyongsong masa depan yang lebih cerah. (*)

0 Komentar